AI Pragya: Peningkatan keterampilan membuka peluang untuk pertumbuhan digital.

"

"

AI Pragya: Peningkatan keterampilan membuka peluang untuk pertumbuhan digital.

Inisiatif AI Pragya yang diluncurkan oleh pemerintah Uttar Pradesh merupakan sebuah langkah radikal dalam mendemokratisasi keterampilan digital dan untuk mempengaruhi pembangunan inklusif di India. Pemerintah tidak hanya menutup kesenjangan digital tetapi juga menghasilkan pekerja terampil yang mampu bekerja di ekonomi masa depan dengan melatih 10 juta warga negara dalam bidang kecerdasan buatan, pembelajaran mesin, analisis data, dan keamanan siber.

Hal ini dikarenakan inisiatif ini terkonsentrasi pada pelatihan dalam bahasa lokal dan penyertaan format-format ini dengan cara yang dapat membuat penduduk pedesaan dan non-metro memiliki akses terhadap peluang-peluang ini, sehingga dapat meningkatkan mobilitas sosial dan ekonomi. Kemitraan dengan raksasa teknologi global seperti Microsoft, Intel, HCL, Amazon, dan Google, serta integrasinya dengan proyek-proyek yang didanai oleh Bank Dunia, seperti UP AGREES, semakin meningkatkan pengaruhnya.

Program ambisius ini diumumkan pada bulan Mei 2025 sebagai salah satu komponen utama dari rencana negara dalam menjembatani kesenjangan digital untuk memberikan keterampilan masa depan bagi masyarakat di daerah non-metro.

AI Pragya: Memberdayakan kaum muda dan komunitas

AI Pragya ditujukan untuk berbagai kelompok sasaran seperti siswa sekolah, guru, petani, operator pusat layanan publik, dan perwakilan kelompok swadaya. Inisiatif ini memastikan bahwa bahkan perwakilan dari daerah pedesaan pun dapat memperoleh dan menggunakan pendidikan digital kelas atas, dengan memberikan pelatihan dalam bahasa mereka sendiri, serta menggunakan format yang inklusif. Centre of e-Governance (CEG) Society mengelola program ini di bawah Departemen Teknologi Informasi dan Elektronik dengan para hakim distrik yang mengelolanya di tingkat distrik.

Program ini telah menjalin hubungan strategis dengan perusahaan-perusahaan raksasa teknologi dunia seperti Microsoft, Intel, HCL, Amazon, Google, dan Wadhwani Foundation. Melalui kemitraan ini, pelatihan berkualitas dan hasil yang terukur terjamin dengan sertifikasi yang diberikan kepada peserta setelah menyelesaikan kemitraan ini. Kemampuan kerja dan kewirausahaan dipromosikan dengan orientasi pada keterampilan terapan dan sertifikasi di industri.

AI Pragya: Berdampak pada pertumbuhan digital

AI Pragya bukan hanya masalah pemberdayaan pribadi, tetapi juga mempercepat perluasan digital di Uttar Pradesh. Program ini juga memungkinkan terciptanya kumpulan talenta yang kuat yang dapat melayani visi negara bagian ini untuk menjadi pusat digital dengan memberdayakan persentase yang tinggi dari warga negara dengan keterampilan AI dan digital. Program ini berkorelasi dengan proyek yang didukung oleh Bank Dunia yang disebut “UP agrees” yang akan mentransformasi pertanian dan perusahaan pedesaan dengan memperkenalkan teknologi pintar.

Program ini juga menghadapi berbagai tantangan, dengan tantangan terbesar adalah program ini berjalan dengan model zero-budget, yang didukung oleh konvergensi antar departemen dan model CSR. Namun demikian, terdapat motivasi yang kuat untuk belajar di antara para peserta, dan sebagian besar siswa, serta masyarakat pedesaan, mengikuti kursus dasar dalam bahasa masing-masing. Pemerintah juga berupaya untuk memperluas inisiatif dan mengintensifkan sistem keamanan siber dan perlindungan data serta mengizinkan penggunaan analisis canggih untuk mempromosikan tata kelola berbasis data.

Jalan di depan

AI Pragya merupakan sebuah langkah revolusioner untuk masa depan Uttar Pradesh dalam hal mempersiapkan generasi muda negara bagian ini. Program ini menawarkan peluang kerja baru dan meningkatkan efisiensi di industri-industri utama, termasuk pemerintahan, pertanian, pendidikan dan kesehatan, dengan menawarkan pelatihan yang lebih mudah diakses dan pelokalan AI dan keterampilan digital lainnya. Inisiatif ini tidak hanya mengurangi kesenjangan digital tetapi juga menjadikan Uttar Pradesh sebagai pemimpin inovasi dan pertumbuhan digital.

Sumber Online

DataQuest

Lebih Banyak Liputan Pers