Heutagogy: Pergeseran baru dalam pembelajaran seumur hidup

"

"

Heutagogy: Pergeseran baru dalam pembelajaran seumur hidup

Heutagogy adalah strategi pengajaran yang berpusat pada siswa untuk mengajarkan pembelajaran seumur hidup dan bertujuan untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang siap menghadapi kompleksitas dunia kerja saat ini.

Oleh Sunil Dahiya

Heutagogy (diucapkan hyoo-tuh-goh-jee) adalah istilah yang berasal dari kata Yunani heuriskein. Ini adalah metode pengajaran yang memungkinkan siswa untuk menemukan pengetahuan sendiri. Istilah ini diciptakan pada tahun 2000 oleh Hase dan Kenyon untuk menggambarkan pembelajaran mandiri yang tidak bergantung pada pengajaran formal. Ini adalah strategi pengajaran yang berpusat pada siswa untuk mengajarkan pembelajaran seumur hidup dan bertujuan untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang siap menghadapi kompleksitas dunia kerja saat ini.

Heutagogy berbeda dari metodologi lainnya.

Sedangkan pedagogi berfokus pada pembelajaran yang berorientasi pada guru dan andragogi pada pembelajaran yang berorientasi pada diri sendiri, heutagogi memiliki pendekatan yang berbeda. Dalam pedagogi konvensional, guru lah yang menentukan materi pembelajaran dan cara pembelajaran tersebut. Ketergantungan siswa pada guru sangat tinggi, dan mereka mempelajari topik-topik dalam urutan hierarkis sesuai dengan cara penyajiannya. Metode andragogi menggunakan guru sebagai mentor atau pembimbing dan memungkinkan siswa untuk menemukan solusi atas tugas-tugas yang diberikan oleh guru.

Di sisi lain, dalam pendekatan heutagogis, siswa mengeksplorasi masalah/pertanyaan mereka sendiri dan mencari jawaban. Alih-alih hanya menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru, siswa menyelami area-area dalam mata pelajaran mereka yang ditandai oleh ketidakpastian dan kompleksitas. Guru hanya membantu dengan memberikan konteks kepada siswa dan menciptakan kesempatan bagi mereka untuk mengeksplorasi mata pelajaran secara menyeluruh.

Heutagogy dalam pendidikan

Tujuan pengajaran berorientasi pedagogis adalah memberikan pelatihan dalam keterampilan dasar yang menjadi landasan untuk pengalaman hidup di masa depan. Untuk pengajaran yang berorientasi pada andragogi, tujuannya adalah menciptakan struktur dan kerangka kerja agar peserta didik dapat belajar secara mandiri. Di sisi lain, untuk pengajaran yang berorientasi pada heutagogi, tujuannya adalah mengembangkan komunitas belajar yang berfokus pada penentuan tujuan, jalur belajar, proses, dan hasil belajar mereka sendiri. Peserta didik berada di pusat proses belajar dan memiliki prioritas di atas guru dan kurikulum.

Tidak ada hambatan dalam sistem pendidikan saat ini, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk pembelajaran yang efektif telah berubah secara drastis. Oleh karena itu, dengan pendekatan heutagogis, siswa berubah dari sekadar penerima menjadi analis.

Ini adalah keterampilan yang sangat penting bagi siswa saat mereka berinteraksi dengan dunia di mana manajemen pengetahuan lebih berharga daripada akses terhadap pengetahuan. Dalam gaya belajar ini, siswa memikirkan secara mendalam tentang suatu masalah dan tindakan yang telah mereka ambil untuk menyelesaikannya, sambil fokus pada metodologi pemecahan masalah itu sendiri. Tujuannya adalah untuk mendorong siswa untuk mempertanyakan asumsi mereka, memvalidasi asumsi tersebut, dan memperoleh wawasan tentang ‘apa’ dan ‘bagaimana’ mereka belajar.

Jalan ke depan

Heutagogy hanya dapat efektif jika kurikulumnya fleksibel dan memberikan pertimbangan serius terhadap pertanyaan, motivasi, serta perubahan pola pikir peserta didik sebagai hasil dari apa yang telah mereka pelajari. Peserta didik harus merancang kurikulum untuk diri mereka sendiri yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan individu mereka dan membantu mereka dalam mengembangkan rencana berdasarkan serangkaian tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Mereka memiliki kebebasan untuk mengidentifikasi ‘apa’ dan ‘bagaimana’ proses pembelajaran mereka. Ini adalah pendekatan yang dipersonalisasi yang dapat membantu peserta didik merasa berdaya dan merupakan resep yang kuat untuk keterlibatan yang lebih besar.

Heutagogy adalah strategi yang kuat yang didasarkan pada pembelajaran yang ditentukan dan diarahkan sendiri, memberikan siswa alat untuk pembelajaran seumur hidup dan pertumbuhan secara mandiri. Pendekatan ini semakin relevan dalam situasi pandemi dan pasca-pandemi, dengan pendidikan jarak jauh yang didukung oleh teknologi yang berkembang.

Pada dasarnya, praktik heutagogi merupakan cara untuk mempersiapkan siswa dengan lebih baik untuk lingkungan kerja era baru dan beradaptasi dengan tuntutan ekonomi pengetahuan global, sifat pekerjaan yang terus berubah dengan cepat, serta kebutuhan yang sering untuk meningkatkan keterampilan, menguasai keterampilan baru, dan menguasai berbagai keterampilan.

Sumber: India Hari Ini

Lebih Banyak Liputan Pers

Kami menggunakan cookie yang diperlukan dan/atau teknologi serupa untuk membuat situs web ini berfungsi dan untuk mengumpulkan informasi ketika Anda berinteraksi dengan situs web ini untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs web ini, Anda mengakui dan menyetujui kebijakan cookie dan kebijakan privasi